Menggunakan komputer yang terhubung ke dalam jaringan
lokal (LAN) ataupun terhubung ke internet dibutuhkan pemahaman berbeda
dibandingkan dengan menggunakan komputer individu yang tidak terintegrasi
dengan jaringan, banyak sekali permasalahan yang terjadi mulai dari
tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain, tidak bisa share file/printer, tidak bisa koneksi dengan internet dan masih
banyak lagi kasus yang terjadi. Walaupun permasalahan di atas merupakan
permasalahan yang sederhana tapi tidak semua user paham untuk
mengatasinya.
Untuk langkah cepatnya, kita dapat memulai mencari
permasalahan dengan melihat icon notification pada sisi kanan bawah taskbar
windows. Jika icon network connection tidak ada, kemungkinan masih dalam kondisi
disable. Kemudian jika pada icon tersebut terdapat tanda silang merah, maka
dapat disebabkan jaringan tidak terhubung secara fisik. Periksa konektor RJ45
atau kabel UTP apakah lampu indikatornya menyala atau tidak.
Lalu apabila pada icon network tersebut terdapat tanda
seru kuning atau icon mencari jaringan (acquiring
network) atau icon menerima jaringan (network
connected) namun jaringan tidak bisa digunakan. Sedangkan jaringan secara
fisik telah terhubung dengan baik, kemungkinan hal tersebut disebabkan server
gagal memberikan IP ke Network atau terjadi IP Conflict (IP komputer sama
dengan computer lain dalam jaringan). Jika IP diberikan secara manual, maka
perlu diganti dengan IP lain yang belum digunakan.
MEMARTISI HARD DRIVE
Pada sistem operasi Windows 7,
membuat partisi hard drive dapat
dilakukan tanpa memakai software tambahan, semisal Norton partition Magic,
Ranish Partition Manager, Paragon Hard Disk Manager atau yang lainnya.
Berikut langkah-langkah untuk mempartisi hard drive pada Windows 7 :
Berikut langkah-langkah untuk mempartisi hard drive pada Windows 7 :
a. Klik kanan Computer,
kemudian pilih Manage.
b. Pada jendela Computer
Management, pilih Storage,
kemudian Disk Management.
c. Pada jendela sebelah kanan akan terlihat partisi yang telah
ada. Pada Unallocated Disk 0, klik
kanan kemudian pilih New Simple Volume.
d. Pada Specify Volume
Size, tentukan ukuran partisi. Kemudian klik Next.
e. Pada Assign Drive
Letter/Path, tentukan letter
partisi yang diinginkan, lalu klik Next.
f. Pada Format Partition,
dapat diatur File System, Allocation Unit Size dan Volume Label.
g. Kemudian klik Next,
lalu Finish untuk memulai proses
partisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar