Selasa, 18 Februari 2014

TROUBLESHOOTING JARINGAN


Menggunakan komputer yang terhubung ke dalam jaringan lokal (LAN) ataupun terhubung ke internet dibutuhkan pemahaman berbeda dibandingkan dengan menggunakan komputer  individu yang tidak terintegrasi dengan  jaringan, banyak sekali permasalahan  yang terjadi mulai dari tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain, tidak bisa share file/printer,  tidak bisa koneksi dengan internet dan masih banyak lagi kasus yang terjadi. Walaupun permasalahan di atas merupakan permasalahan  yang sederhana tapi tidak semua user paham untuk mengatasinya. 

Untuk langkah cepatnya, kita dapat memulai mencari permasalahan dengan melihat icon notification pada sisi kanan bawah taskbar windows. Jika icon network connection tidak ada, kemungkinan masih dalam kondisi disable. Kemudian jika pada icon tersebut terdapat tanda silang merah, maka dapat disebabkan jaringan tidak terhubung secara fisik. Periksa konektor RJ45 atau kabel UTP apakah lampu indikatornya menyala atau tidak.

Lalu apabila pada icon network tersebut terdapat tanda seru kuning atau icon mencari jaringan (acquiring network) atau icon menerima jaringan (network connected) namun jaringan tidak bisa digunakan. Sedangkan jaringan secara fisik telah terhubung dengan baik, kemungkinan hal tersebut disebabkan server gagal memberikan IP ke Network atau terjadi IP Conflict (IP komputer sama dengan computer lain dalam jaringan). Jika IP diberikan secara manual, maka perlu diganti dengan IP lain yang belum digunakan.
MEMARTISI HARD DRIVE
Pada sistem operasi Windows 7, membuat  partisi hard drive dapat dilakukan tanpa memakai software tambahan, semisal Norton partition Magic, Ranish Partition Manager, Paragon Hard Disk Manager atau yang lainnya.

Berikut langkah-langkah untuk mempartisi hard drive pada Windows 7 :
a.    Klik kanan Computer, kemudian pilih Manage.
b.    Pada jendela Computer Management, pilih Storage, kemudian Disk Management.
c.  Pada jendela sebelah kanan akan terlihat partisi yang telah ada. Pada Unallocated Disk 0, klik kanan kemudian pilih New Simple Volume.
d.   Pada Specify Volume Size, tentukan ukuran partisi. Kemudian klik Next.
e.    Pada Assign Drive Letter/Path, tentukan letter partisi yang diinginkan, lalu klik Next.
f.     Pada Format Partition, dapat diatur File System, Allocation Unit Size dan Volume Label.
g.    Kemudian klik Next, lalu Finish untuk memulai proses partisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar